Program kimia komprehensif untuk seluruh unit proses kilang minyak Anda.
Comprehensive chemical programs for all your oil refinery process units.
Klik tombol ⓘ di setiap unit untuk melihat tantangan operasional dan rekomendasi produk kimia Agnitek.
Click the ⓘ button on each unit to see operational challenges and Agnitek chemical product recommendations.
Penerimaan crude oil dari kapal tanker ke tangki penyimpanan. Area ini rentan terhadap korosi akibat air dan kontaminan dalam crude.
Crude oil reception from tanker to storage tanks. This area is susceptible to corrosion from water and contaminants in the crude.
Penyimpanan crude oil sebelum diolah. Tantangan utama: korosi dasar tangki akibat bottom water, pertumbuhan mikroba, dan sedimentasi.
Crude oil storage before processing. Main challenges: bottom tank corrosion from water, microbial growth, and sedimentation.
Pemisahan garam dan air dari crude oil sebelum distilasi. Kinerja desalter yang baik krusial untuk mencegah korosi di CDU overhead dan fouling heat exchanger.
Separation of salt and water from crude oil before distillation. Good desalter performance is crucial to prevent CDU overhead corrosion and heat exchanger fouling.
Pemisahan fraksi ringan sebelum masuk CDU untuk mengurangi beban kolom distilasi. Rentan terhadap korosi overhead dan fouling preheat train.
Separation of light fractions before entering the CDU to reduce distillation column load. Susceptible to overhead corrosion and preheat train fouling.
Unit distilasi atmosferik utama kilang. Overhead system sangat kritis — rentan korosi HCl, H₂S, dan deposit ammonium salt yang menyebabkan korosi agresif.
The main atmospheric distillation unit. Overhead system is highly critical — susceptible to HCl, H₂S corrosion, and ammonium salt deposits causing aggressive corrosion.
Distilasi vakum untuk memproses residu CDU menjadi vacuum gas oil. Tantangan: fouling, korosi, dan degradasi sistem vakum.
Vacuum distillation to process CDU residue into vacuum gas oil. Challenges: fouling, corrosion, and vacuum system degradation.
Unit cracking katalitik mengkonversi vacuum gas oil menjadi gasoline dan LPG. Korosi overhead, fouling, dan neutralisasi asam menjadi tantangan utama.
Catalytic cracking unit converting vacuum gas oil into gasoline and LPG. Overhead corrosion, fouling, and acid neutralization are main challenges.
Proses cracking dengan hidrogen menghasilkan produk berkadar sulfur rendah. Rentan terhadap korosi H₂S, ammonium bisulfide, dan deposit.
Hydrogen cracking process producing low-sulfur products. Susceptible to H₂S corrosion, ammonium bisulfide, and deposits.
Produksi alkylate (komponen bensin RON tinggi) dari isobutane dan olefin. Penanganan asam katalis memerlukan perlindungan korosi khusus.
Production of alkylate (high-RON gasoline component) from isobutane and olefins. Catalyst acid handling requires specialized corrosion protection.
Peningkatan oktan naphtha melalui katalitik reforming. Korosi klorida overhead dan fouling heat exchanger menjadi tantangan utama.
Naphtha octane enhancement through catalytic reforming. Chloride overhead corrosion and heat exchanger fouling are main challenges.
Konversi n-paraffin menjadi isoparaffin untuk meningkatkan RON light naphtha. Penanganan HCl memerlukan perlindungan korosi menyeluruh.
Conversion of n-paraffins to isoparaffins to enhance light naphtha RON. HCl handling requires comprehensive corrosion protection.
Pemurnian gas dengan absorpsi amine untuk menghilangkan H₂S dan CO₂. Degradasi amine, korosi, foaming, dan heat stable salt menjadi tantangan utama.
Gas purification with amine absorption to remove H₂S and CO₂. Amine degradation, corrosion, foaming, and heat stable salts are main challenges.
Pemulihan sulfur dari gas H₂S melalui proses Claus. Korosi suhu tinggi dan kondensasi sulfur menjadi tantangan operasional utama.
Sulfur recovery from H₂S gas through the Claus process. High-temperature corrosion and sulfur condensation are main operational challenges.
Sistem utilitas meliputi boiler steam, cooling water tower, dan air proses. Memerlukan program chemical treatment komprehensif untuk efisiensi dan umur peralatan.
Utility systems including steam boiler, cooling water tower, and process water. Requires comprehensive chemical treatment programs for efficiency and equipment life.
Pengolahan air buangan kilang sebelum dibuang ke lingkungan. Removal minyak, TSS, COD, dan kontrol pH agar memenuhi baku mutu lingkungan.
Treatment of refinery wastewater before environmental discharge. Oil removal, TSS, COD control, and pH adjustment to meet environmental standards.
Penyimpanan produk jadi kilang sebelum distribusi. Korosi dasar tangki, kontaminasi air, dan stabilitas produk selama penyimpanan menjadi perhatian.
Finished product storage before distribution. Bottom tank corrosion, water contamination, and product stability during storage require attention.
Terminal pemuatan produk ke tanker atau truk tangki. Perlindungan korosi pada jalur pipa dan manifold loading serta penanganan produk akhir.
Product loading terminal to tankers or tank trucks. Corrosion protection for pipelines and loading manifolds, plus final product handling.
HCl dan H₂S yang terbentuk saat distilasi menyebabkan korosi agresif pada overhead system, overhead condenser, dan reflux drum — mengakibatkan kebocoran dan unplanned shutdown.
HCl and H₂S formed during distillation cause aggressive corrosion in overhead systems, condensers, and reflux drums — leading to leaks and unplanned shutdowns.
Deposit organik dan anorganik pada heat exchanger preheat train mengurangi efisiensi transfer panas, meningkatkan konsumsi energi furnace, dan memperpendek run length kilang.
Organic and inorganic deposits on preheat train heat exchangers reduce heat transfer efficiency, increase furnace energy consumption, and shorten refinery run length.
Scale, korosi, dan pertumbuhan mikroba pada sistem cooling water dan boiler menurunkan efisiensi dan meningkatkan risiko kegagalan heat exchanger serta tube boiler.
Scale, corrosion, and microbial growth in cooling water and boiler systems reduce efficiency and increase the risk of heat exchanger and boiler tube failures.